Corona Telah Menahun

Pada hari ini, kecemasan ku pada suatu kejadian dimulai
Hari yang ternyata lebih mengerikan dari yang kubayangkan
Hari dimana aku juga merasa cukup berat untuk menjalani kegiatan sehari-hari

Pandemi Covid-19 ini sudah genap setahun
Selamat untuk yang selamat

Setahun lalu, aku mulai kaget namun cenderung acuh saat Ayah bilang "April katanya mau pada "dirumahin" nih, hotel ditutup, ga boleh buka dulu..." Karna kupikir, jika tutup maka Ayah yg sebagai karyawan hotel akan dirumahkan atau tidak diupah lagi. Maka ekonomi keluarga akan bertumpu di aku saja
Namun saat itu sebenarnya aku masih cenderung biasa saja karena menurutku, covid akan lekas ditangani pemerintah dan sepertinya tidak mungkin menutup kantor, hotel, tempat wisata sampai berlarut-larut
Aku yang saat itu hanya karyawan pabrik makanan & minuman kemasan dengan gaji yang sebelum pandemi adalah cukup, tapi setelah Ayah dirumahkan oleh tempatnya bekerja, yaitu hotel. Keluarga ku jadi serba pas-pasan ekonomi nya, namun aku masih bersyukur saat itu karna aku masih bisa membantu keluarga
Namun pekerjaan ku saat menjadi Admin Office di pabrik itu menjadi makin buruk saat pandemi dimulai, bukan aku dikeluarkan atau pengurangan upah seperti yang terjadi pada temanku yang lain. Tapi, adalah pekerjaan ku menjadi lebih berat & tidak masuk akal karna anak Magang/PKL tidak boleh masuk lagi guna mengurangi orang didalam office, dan bodohnya saat itu aku berfikir pendek, aku memutuskan untuk kembali mencari pekerjaan lain dengan dalih ke Manager "aku ingin fokus dibidang IT"
Namun, ternyata itu adalah awal dari mulai turunnya perekonomian keluarga ku, Ayah dirumahkan oleh tempatnya bekerja, yaitu hotel daerah Cikini, sampai sekarang (4/3/2021)
Bahkan BPJS Ketenagakerjaan nya pun tidak diurusi(dibayar atau diberikan surat pengunduran diri) oleh kantornya hingga uang tabungan BPJS Ketenagakerjaan Ayah tidak bisa diambil

Ayah Mama tidak bisa menahan keputusan ku yang bodoh untuk resign dari pabrik, aku yang berfikir memiliki tabungan yang banyak bisa untuk back-up masa-masa nganggur selama sambil mencari pekerjaan lain. Tapi ternyata tabungan hanya bertahan dalam Dua Bulan, mulai kebingungan di bulan ke-tiga 
Berkah Allah, pada akhirnya pertengahan bulan ke-tiga aku kembali mendapatkan pekerjaan

Sekarang Mama mulai dagang jajanan anak-anak seperti Es, Mie Sakura, Otak-otak, Sosis, dan sebagainya
Aku bersyukur masih memiliki keluarga yang menguatkan, namun bukan lewat omongan melainkan lewat tindakan
Aku sadar, rejeki keluarga hanya dititipkan lewat aku
Sekarang aku tinggal fokus bekerja, karena kini aku hanya menjabat sebagai IT Helpdesk, maka aku bertekad meningkatkan skill untuk mendapat posisi bekerja yang aku cita-citakan, yaitu Sistem Analis

Semoga tercapai dan semoga semua orang yang berjuang meraih cita-cita bisa diwujudkan oleh Nya

--
ibnupra
Muhammad Ibnu Prasetyo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Social Media

Follow us on Twitter
@ibnuuprasetyo

Follow us on Instagram
@ibnupra