berhenti dulu.

Sangat banyak racun
Dimana-mana ada racun
Racun hadir dimana-mana

Saya perlahan mulai mengurangi intensitas nongkrong yg sekedar nongkrong
Kegiatan yg masih belum bisa saya tinggalkan hanya motret, selebihnya saya kurangi. Termasuk ber-sosial media.
Instagram jadi jarum paling tajam yg menusuk fikiran saya, berkali-kali kena tusuk, saya memilih untuk menghindar & rehat. Entah sampai kapan.
Masa detox seperti ini adalah transisi yg berat, demi kesehatan otak juga hati.
Belum saya kabari si tambatan hati kalau saya memilih mundur dari sosial media, saya berencana bercerita besok hari(Sabtu) ke si Dia, saya harap respon dia biasa saja, karna sejujurnya itu memang bukan hal yg luar biasa sih..

Pupuk pikiran, tenangkan perasaan, sehatkan raga..

Salam,
Muhammad Ibnu Prasetyo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Social Media

Follow us on Twitter
@ibnuuprasetyo

Follow us on Instagram
@ibnupra