Suaka Nelangsa


Bersama sisa-sisa hijau yang rimbun
Aku ingin ikut berhembus bersamanya
Terbawa angin-angin yang tidakku ketahui kemana tujuannya

Di suaka nelangsa itu aku menunggu perasaan aku dengannya rekah
Tapi biar kutunggu saja segala semuanya
Rimba saja tak pernah jumawa
Biar rasa ini terbawa
Walau kan bermuara di antah berantah
Jika memang terhenti disana mungkin antah berantah itu adalah tempat terbaik untuk kita
Hah "kita"?
Anggap saja itu hanya kata imbuhan untuk tulisan tak bermakna ini

Terkadang aku merasa perasaan ku ini berlebihan
Tentang suasana di sore
Atau dalam perbincangan ditengah malam
Tak lebih dari sebuah pengharapan nan murahan


Muhammad Ibnu Prasetyo
@ibnupra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Social Media

Follow us on Twitter
@ibnuuprasetyo

Follow us on Instagram
@ibnupra