Bagaimana Dengan Mu, Puan ?

Kulihat dirimu tak ada kala petang tadi
Terasa berbeda pandang ini kala tak melihat mu disini
Namun lamun ku berubah jadi cemas perlahan
Cemas akan kepergian mu Puan

Akankah ini hanya sementara saja ?
Atau aku hanya sekedar pelepas dahaga kala sepi mu melanda ?
Pertanyaan-pertanyaan itu yang selalu kunjung ke kepala ini

Seperti cokelat kecil yang kamu beri
Terasa berbeda, ada yang beda saat kutatap mata mu rasanya
Bagai melawan tirani
Sungguh sulit untuk mengetahui bagaimana perasaan kau wahai Puan
Padahal kau yang memulai semua ini
Kau pula yang tiba-tiba mengatakan "hati-hati" dan "semangat" hingga dada ini deg-degan

Aku sadar
Aku sada kita memang tak sama
Seperti kata Gie "Kita begitu berbeda dalam semua..."
Kau pasti tahu maksud dari ku
Tapi mengapa kau membuat diri ini merasa nyaman ?
Ah, fikiran ini melayang kemana-mana
Ya sudah lah
Waktu yang selalu bisa menjawab situasi seperti ini

Muhammad Ibnu Prasetyo
@ibnupra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Social Media

Follow us on Twitter
@ibnuuprasetyo

Follow us on Instagram
@ibnupra