Senja merah itu menghilang dari tatapan ku
Tatapan yang kosong kala itu
Harap pun berhamburan bak cahaya yang perlahan melingsir, tampaknya seperti ingin menjauh
Sampai tibanya malam sendu
Mungkin suasana ini yang aku butuh
Tatapan yang kosong kala itu
Harap pun berhamburan bak cahaya yang perlahan melingsir, tampaknya seperti ingin menjauh
Sampai tibanya malam sendu
Mungkin suasana ini yang aku butuh
Tetap lah setia wahai kau gelap malam
Kau yang selalu mau menunduk dan mendengar keluh
Ya mungkin hanya kau..
Sampai detik ini pun aku merasa tak ada yang benar-benar peduli dengan keadaan ku apalagi keluh ku
Kau berikanku desir angin
Dingin malam
Dan titik-titik cahaya dari atas sana
Kau yang selalu mau menunduk dan mendengar keluh
Ya mungkin hanya kau..
Sampai detik ini pun aku merasa tak ada yang benar-benar peduli dengan keadaan ku apalagi keluh ku
Kau berikanku desir angin
Dingin malam
Dan titik-titik cahaya dari atas sana
Kau meneteskan pilu lewat hujan kelabu
Kau memeluk penuh harap lewat dingin mu
Kau memeluk penuh harap lewat dingin mu
Perasaan yang hancur ini terasa bersatu lagi lewat erat peluk mu
Dan pagi yang cerah sebentar lagi kan datang
Peluk pun kau lepas
Dan kubersiap menjamu sang mentari
Dan pagi yang cerah sebentar lagi kan datang
Peluk pun kau lepas
Dan kubersiap menjamu sang mentari
Muhammad Ibnu Prasetyo
@ibnuuprasetyo
@ibnuuprasetyo

Tidak ada komentar:
Posting Komentar