Dirgahayu Indonesia ke-69

Dirgahayu Indonesia ku...

Sudah 69 kali Indonesia merayakan hari kemerdekaan nya
Berulang kali juga kita menghias rumah dan lingkungan rumah kita
Berulang kali sudah kita ikut meramaikan acara tahunan ini yang biasa disebut "17an"

Biasanya semua akan terkesan menjadi seorang yang nasionalis dan seketika peduli Indonesia
Saya senang dengan semua antusiasme warga Indonesia, bahkan amat sangat senang
Tetapi yang buat saya bingung apakah hanya setahun sekali saja kita menjadi nasionalis? Atau jangan-jangan kita ikut-ikutan momen saja, kedengarannya memang seperti kaum hedonis saja! Ya, memang kita ini kaum hedonis sejati.
Saya bicara begini bukan berarti saya sudah benar, diri saya juga berada ditengah kaum hedonis yg sedikit lagi akan sok nasionalis

Kali ini kemerdekaan Indonesia yang ke-69, menurut saya angka 69 itu adalah angka yang sangat asyik jika dipergakan dengan lawan jenis haha karna mampu membuat semua terasa melayang kesurga dibuatnya,haha lupain tulisan saya barusan, maaf jika ada unsur sara,saya tdk maksut.

Terpikir sejenak dari otak saya mengapa teejadi demikian? Karna kita disuguhi berita-berita, pembicaraan warga atau tontonan tv yang jauh dari rasa peduli dengan bangsa
Mungkin masih banyak tontonan yang menayangkan rasa nasionalis lewat "pemeran-pemeran" handal, yaitu koruptor.
Koruptor membuat kita akan berpikir sedikit tentang bangsa ini.
Tapi saya tidak mau menyalahkan keadaan sekitar saja, kemauan datang dari diri sendiri. Benar bukan?...

Untuk Indonesia teruslah bertahan walau kau dihancurkan, dirusak, dicaci, dilupakan dan walau badai menerpa kau tetap akan kuat dan tegak disini
Darah Indoneia ini takan pernah pudar atau muncrat dari kulitku yang tebal dengan debu negri ini
Untuk Indonesia kami lah halilintarmu, kamilah pembuat dosa dan pembuat onar disini, walau tak semua yg seperti itu

Masih banyak yang peduli warna agung mu, Merah Putih akan terus ada diudara sampai kami di bumi hanguskan oleh sang Pencipta
Lihatlah anak-anak yang sangat suka dengan tempat ini, wajah polos mereka sungguh terlihat kagum dengan semua ke elokan mesra yang Tuhan letakan disini

Banyak dari kami yang masih suka merusak alam, dengan segala kerusakan hutan, abrasi pantai, banjir, polusi, dan semua,semua dan semua yang tak bisa saya tuliskan lagi. Ini aib.

Dan semoga kau masih mau bersahabat dengan kami wahai Indonesia !!!
"Ibnu prasetyo"
@ibnuuprasetyo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Social Media

Follow us on Twitter
@ibnuuprasetyo

Follow us on Instagram
@ibnupra